
Sejak 1867, psikolog di Barat telah mengembangkan proses pengenalan kepribadian dan potensi kecerdasan manusia melalui alur pahatan sidik jari manusia. Penelitian ini terus berkembang sebagai suatu disiplin ilmiah yang khusus mempelajari tentang sidik jari (fingerprints) manusia, yakni disiplin ilmu dermatoglyphics (dari bahasa Yunani kuno derma = "kulit", glyph = "pahatan").
Kini, ditunjang kemajuan riset di bidang neuroscience, psikologi, pendidikan, Human Resource Management dan teknologi informasi, Laboratorium Potensi Manusia TalentsCompass menghadirkan Dermatoglyphics Potential Response (DPR). DPR digunakan sebagai sistem deteksi potensi kecerdasan dan kepribadian manusia bawaan sejak lahir (innate) melalui sidik jari. DPR melayani keperluan tes individual (balita, anak-anak, pelajar TK/SD/SMP/SMA/Mahasiswa, guru, calon pegawai, calon pengusaha, persiapan akan pensiun, calon pengantin, sepasang kekasih, dsb) dan tes korporat (Perusahaan, BUMN, BUMD, Lembaga Pendidikan, Sekolah, Universitas, Lembaga Pemerintahan, dsb.




